NECROTIC ENTERITIS ( NE )
APA ITU NECROTIC ENTERITIS ( NE )
~~
Penyakit ini sangat populer di kalangan peternak UNGGAS, terutama selepas pelarangan AGP oleh pemerintah, penyakit infeksius yang timbul akibat kolonialisasi bakteri Clostridium perfingens, & biasanya menjadi penyakit ikutan dari koksidiosis ini semakin meraja lela bahkan menjadi faktor kegagalan nomer satu bersama sama koksidiosis,
~~
''Clostridium perfringens'' adalah :
1 - bakteri Clostridium Perfringens
adalah bakteri yang yang nyaris sama dengan e coli & salmonela, sudah ada dalam saluran pencernaan ayam sehat &
dapat juga di ditanah, litter dan debu & bersifat anaerobic ( lingkungan kedap udara ) pada saat terjadi gangguan keseimbangan pada sistem pencernaan ( bisa stres atao pakan kurang bagus ), bakteri tersebut akan memperbanyak diri & memproduksi toksin hingga menimbulkan gangguan keseimbangan fauna usus.
2 - bakteri ini akan mampu hidup pada suhu 15° - 55 °C, ( optimal untuk hidup 43° - 47 °C). Kondisi anairob
3 - mampu tumbuh kembang pada: 5 - 8,3 PH air ( optimal pada 6 - 7 PH air )
~~
Pencegahanya nyaris sama dengan pengendalian salmonela & e coli
1 - Dengan sifatnya yang anaerob, kita ciptakan suasana aerob ( membuat sirkulasi udara, dari buka tutup tirai & juga penambahan kipas angin ( bila diperlukan ).
2 - Usahakan sekam tetap dalam kondisi mabyur (tidak menggumpal ), hingga ada ruang untuk udara masuk ke sela sela hingga dasar sekam ( liter ). Kita bisa lakukan ini dengan cara membolak balik sekam pada dua hari sekali, ( bukan ditimbun / tabur sekam baru,
karena secara tidak langsung langkah itu membuat suasana aerob & menciptakan Clostridium Perfringens semakin mudah untuk berkembang.
3 - Tumbuh optimumnya pada suhu 43°-47° °C. jangan menciptakan suhu lingkungan usus pada suhu tersebut & jangan berikan pakan ayam pada saat temperatur kandang diatas 33°c , pada saat terjadi proses pencernaan pakan, otomatis suhu tubuh ayam akan naik dan ditambah temperatur kandang yg panas, & terciptalah suhu optimum Clostridium Perfringens untuk berkembang biak , selain itu tingkat stress ayam juga semakin memperparah keadaan karena naiknya suhu diluar batas toleransi badan ayam,
4 - PH hidup 5 - 8.5 PH air ( optimum 6 - 7 PH air ). kita mengkondisikan 5.5 - 6.5 PH air dengan demikian kita nampu menekan pertumbuhan populasinya
5 - pemberian AB pencernaan ( amoksilin kolistin / oxitetra amprolium / wedicilin ) untuk menekan pertumbuhan bakteri patogen , atao bisa juga dengan metode pemberian mikroorganisme ( probiotik atau synbiotik ) untuk mengatasi kolonisasi dan memenangkan kompetisi bagi bakteri pathogen di pencernaan
Semoga bermanfaat
JIPTA 💪💪💪💪
S. MJ Farm
~~
Penyakit ini sangat populer di kalangan peternak UNGGAS, terutama selepas pelarangan AGP oleh pemerintah, penyakit infeksius yang timbul akibat kolonialisasi bakteri Clostridium perfingens, & biasanya menjadi penyakit ikutan dari koksidiosis ini semakin meraja lela bahkan menjadi faktor kegagalan nomer satu bersama sama koksidiosis,
~~
''Clostridium perfringens'' adalah :
1 - bakteri Clostridium Perfringens
adalah bakteri yang yang nyaris sama dengan e coli & salmonela, sudah ada dalam saluran pencernaan ayam sehat &
dapat juga di ditanah, litter dan debu & bersifat anaerobic ( lingkungan kedap udara ) pada saat terjadi gangguan keseimbangan pada sistem pencernaan ( bisa stres atao pakan kurang bagus ), bakteri tersebut akan memperbanyak diri & memproduksi toksin hingga menimbulkan gangguan keseimbangan fauna usus.
2 - bakteri ini akan mampu hidup pada suhu 15° - 55 °C, ( optimal untuk hidup 43° - 47 °C). Kondisi anairob
3 - mampu tumbuh kembang pada: 5 - 8,3 PH air ( optimal pada 6 - 7 PH air )
~~
Pencegahanya nyaris sama dengan pengendalian salmonela & e coli
1 - Dengan sifatnya yang anaerob, kita ciptakan suasana aerob ( membuat sirkulasi udara, dari buka tutup tirai & juga penambahan kipas angin ( bila diperlukan ).
2 - Usahakan sekam tetap dalam kondisi mabyur (tidak menggumpal ), hingga ada ruang untuk udara masuk ke sela sela hingga dasar sekam ( liter ). Kita bisa lakukan ini dengan cara membolak balik sekam pada dua hari sekali, ( bukan ditimbun / tabur sekam baru,
karena secara tidak langsung langkah itu membuat suasana aerob & menciptakan Clostridium Perfringens semakin mudah untuk berkembang.
3 - Tumbuh optimumnya pada suhu 43°-47° °C. jangan menciptakan suhu lingkungan usus pada suhu tersebut & jangan berikan pakan ayam pada saat temperatur kandang diatas 33°c , pada saat terjadi proses pencernaan pakan, otomatis suhu tubuh ayam akan naik dan ditambah temperatur kandang yg panas, & terciptalah suhu optimum Clostridium Perfringens untuk berkembang biak , selain itu tingkat stress ayam juga semakin memperparah keadaan karena naiknya suhu diluar batas toleransi badan ayam,
4 - PH hidup 5 - 8.5 PH air ( optimum 6 - 7 PH air ). kita mengkondisikan 5.5 - 6.5 PH air dengan demikian kita nampu menekan pertumbuhan populasinya
5 - pemberian AB pencernaan ( amoksilin kolistin / oxitetra amprolium / wedicilin ) untuk menekan pertumbuhan bakteri patogen , atao bisa juga dengan metode pemberian mikroorganisme ( probiotik atau synbiotik ) untuk mengatasi kolonisasi dan memenangkan kompetisi bagi bakteri pathogen di pencernaan
Semoga bermanfaat
JIPTA 💪💪💪💪
S. MJ Farm
Komentar
Posting Komentar